Tampilkan postingan dengan label story of a people. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story of a people. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 September 2025

Kisah Komikus Legendaris Dunia

Sumber gambar: Koleksi Pribadi

Awalnya, saya merasa harus ada sesuatu yang spesial tentang buku ini. Menagapa? Jarang sekali penulis Indonesia menulis tentang komik, baik mengenai profil komikusnya ataupun reviu atau telaah kritis terhadap karya komik. Buku ini, IMHO, menambah khazanah dunia perkomikan di Indonesia. Saya harus akui itu karena saya merasakan sendiri kesulitan ketika mencari referensi lokal menyangkut komik dan profil pembuat komik. Ya, skripsi saya juga tentang komik!

Menyenangkan rasanya membaca daftar isi buku yang tidak hanya melulu soal komikus dari mancanegara. Penulis menyisipkan dua nama legendaris dalam dunia perkomikan Indonesia. Ada R.A. Kosasih dan Ganes TH. Keduanya tampil namun mengapa ditempatkan di halaman belakang sesudah kita membaca bagaimana kelahiran kartun Popeye The Sailorman dan meriahnya komik Mickey Mouse karya Walt Disney.

Lainnya, saya harus menyampaikan bahwa pembacaan profil dari komikus mancanegara ini rasanya sama dengan membaca halaman Wikipedia yang diterjemahkan. Saya setuju bila penulisnya menyadur kemudian menuliskan kembali hal tersebut itu sah-sah saja. Penulisnya pun sudah menyampaikan bahwa buku ini disusun dengan menggali berbagai sumber daring maupun luring.

Andai saja, penulisnya dapat memberikan daftar pustaka untuk sumber rujukannya tentu buku ini akan lebih "garang". Ditambah lagi, tidak adanya keterangan hak cipta pada gambar-gambar yang disisipkan dalam setiap judul pembahasan. Walaupun, gambar-gambar itu adalah hasil karya komikusnya sendiri namun alangkah lebih baiknya bila sumber hak ciptanya disebutkan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Anyway, apapun itu, saya turut menikmati buku ini sebagai satu karya yang turut mengisi dan memperkaya khazanah perkomikan di Indonesia. Harapannya, supaya siapapun yang ingin meneliti atau membuat telaahan mengenai komik tidak kesulitan lagi dalam mencari referensi. Semoga.

Judul        : Kisah Komikus Legendaris Dunia
Penulis     : Anton W.P.
Penerbit    : Penerbit Katta
Tahun        : 2010
Tebal        : 128 hal.
Genre        : Komik-Biografi

Ciputat, 2 September 2025
Hari Ulang Tahun Bapak. 

Rabu, 24 Januari 2018

Selamat Jalan, Sys NS

Sumber gambar: www.hitsfromthe80sand90s.com
Tidak banyak yang saya tahu soal Sys NS, selain mendiang adalah sebagai aktor yang besar bersama Radio Prambors dengan kelompok lawaknya Sersan Prambors bersama Mukhlis Gumilang, Pepeng, Krisna, dan Nana Krip sebagai punggawanya. Selain itu, saya hanya tahu bahwa mendiang juga adalah seorang politisi.

Kabar duka itu tiba usai gempa 6,1 Skala Richter mengguncang Ibukota. Lama tak terdengar kabar darinya, almarhum dikabarkan  meninggal dunia akibat serangan jantung.

Aktor bernama lengkap Raden Mas Haryo Heroe Syswanto Ns. Soerio Soebagio ini lahir di Semarang pada 18 Juli 1956. Almarhum meninggalkan seorang istri berserta 3 orang anak dan 2 orang cucu. Ia ditemukan tidak sadarkan diri di rumahnya sebelum dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah.

Anyway, kepergian Sys NS  kembali merundung dunia kesenian kita. Namun bagaimanapun, kenangan akan selalu jadi warisan yang menyenangkan. Selamat jalan, semoga dilapangkan jalan Om Sys.

Blok M, 24 Januari 2018.

Selasa, 16 Januari 2018

Selamat Jalan, Habib

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Umat Islam kembali berduka dengan meninggalnya Habib Abdurrahman Muhammad yang merupakan cucu Habib Ali Kwitang meninggal dunia kemarin (Senin, 15/01) di Pondok Gede. Almarhum meninggal dunia selepas Isya di Rumah Sakit Haji Pondok Gede.

Habib Abdurrahman merupakan penerus dakwah dan pimpinan Majelis Ta'lim Habib Ali Al Habsyi di Kwitang. Ia wafat di usia 75 tahun. Almarhum adalah putra kedua dari tujuh bersaudara. Beliau dimakamkan di Pemakaman Keluarga di Masjid Al Riyadh.

Mendengar kabar meninggalnya Habib Kwitang membuat saya tiba-tiba teringat pada satu Hadits Rasulullah SAW. Sungguh bahwasanya Allah SWT menggenggam ilmu dengan mewafatkan para Ulama. Dalam pikiran selintas, meninggalnya Habib Abdurrahman ini jadi penanda. Sebuah tanda bahwa zaman semakin tua. Allah SWT telah menunjukkan tanda-tanda kuasaNya.

Semoga Habib ditempatkan bersama orang-orang saleh di surga Allah SWT. Semoga dilapangkan alam kuburnya. Semoga jamaah yang ditinggalkan senantiasa bersabar dan mengamalkan ajaran-ajaran beliau.

Cipayung, 16 Januari 2018.

RIP Dolores



Awal tahun 2018 ini dunia musik internasional kembali kehilangan seorang frontman. Dunia panggung kehilangan Dolores O'Riordan, vokalis band The Cranberries. Perempuan asal Irlandia itu meninggal dalam usia 46 tahun di London. Rencananya, ia akan berada disana dalam rangka sesi rekaman pendek.

Pelantun hits terkenal seperti 'Dreams', 'Zombie', 'Salvation', 'Linger', 'Promises', dan 'Just My Imagination' ini merupakan seorang panutan bagi setiap penggemarnya. Dolores juga adalah sosok inspirasional bagi band-band yang memiliki vokalis perempuannya. Menurut kantor berita Reuters seperti dikutip Rolling Stone, penyebab kematiannya masih belum dapat diketahui dan masih dalam status 'unexplained'.

Dolores berkiprah bersama The Cranberries sejak tahun 1989 silam. Dengan segala prestasi yang mereka capai majalah Rolling Stone sempat menamai mereka 'Ireland's Biggest Musical Export since U2'. Tidak berlebihan rasanya mengingat perjalanan mereka hingga saat ini Dolores tidak lagi bersama.

Saya turut merasakan sendiri bagaimana sulitnya memilih lagu apabila membentuk 'band dadakan' dengan vokalis perempuan semasa sekolah dulu. Mau ikut The Corrs rasanya terlalu sulit dan kompleks. Jarang ada anak perempuan mau menyumbangkan suaranya untuk mengimbangi vokal Andrea Corrs. Jadi, memainkan satu dari sekian hits The Cranberries adalah pilihan yang paling masuk akal. Penonton tidak akan terlalu peduli apakah vokalnya fals atau terlalu rendah. They will still hear the band playing.

Anyway, si anak tunggal dari tujuh bersaudara ini telah tiada. Namun, jejak langkahnya telah memberikan energi dan inspirasi. Goodbye, Dolores. You are now free from their tanks and their bombs.

Jurangmangu, 16 Januari 2018.

Selasa, 12 Desember 2017

Maknyus!

Sumber gambar: www.klikdokter.com
Siapa yang tidak kenal dengan istilah "Maknyus!" a la Bondan Winarno, saat membawakan acara kuliner di sebuah program televisi swasta. Tak heran, ungkapan kenikmatan itu menjadi trendsetter dan menandai dimulainya era acara perkulineran di layar kaca. Pria bernama lengkap Bondan Haryo Winarno ini menjadi sebuah ikon untuk cita rasa. Tidaklah berlebihan karena pemirsa selalu menunggu kemana ia akan pergi menyantap hidangan.

Perjalanan Bondan Winarno dimulai dengan menjadi seorang jurnalis. Naluri kewartawanannya menjadi bekal istimewa sehingga membuat penonton menggemari petualangan kuliner. Jauh sebelum terkenal sebagai pembawa acara, mendiang memang sudah merintis sebuah komunitas bernama Jalansutra sebuah wahana bagi penikmat wisata boga di Indonesia. Mendiang pun turut berkontribusi pada dunia sastra. Beberapa tulisannya muncul dalam kompilasi/kumpulan cerita dan novel.

Saya masih menjadi follower @PakBondan di Twitter dan saya melewatkan bagian-bagian terakhir hidupnya. Saya tidak tahu apa yang dicuitkannya. Berita duka yang tiba di penghujung November seakan menjadi penegas bagi 'November Rain' yang turun deras saat itu. Ikon kuliner itu meninggalkan kita semua karena penyakit vaskular (aneurisma) yang dideritanya. 

Selamat jalan, Pak Bondan. Terima kasih telah meninggalkan warisan kepada kami untuk terus mencintai kuliner lokal. 


Cipayung, 29 November 2017.


 

Senin, 30 Oktober 2017

Rekonstruksi Panglima Besar Soedirman

Yang sakit itu Soedirman, tapi Panglima Besar tidak pernah sakit

Sumber gambar: www.goodreads.com
Buku ini hadir sebagai bentuk reproduksi edisi khusus Koran Tempo yang membahas tentang Bapak Pendiri TNI ini. Melalui kehadiran buku ini, pembaca disajikan beberapa keterangan yang "disembunyikan" oleh konstruksi sejarah orde baru. Dengan demikian, buku ini merupakan dekonstruksi atas konstruksi imajiner Jenderal Besar Soedirman versi Orde Baru. Pembaca dihadapkan pada satu sosok utuh seorang Panglima Besar Soedirman. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Sejarah sebuah bangsa yang baru merdeka tergambar dalam buku ini. Batu landasan pendirian Tentara Nasional Indonesia diletakkan oleh seorang Soedirman muda yang berumur 29 tahun. Sudah tentu bukan hal yang mudah, integrasi laskar-laskar rakyat sebagai kekuatan sayap militer dengan tentara republik eks Peta-KNIL, seringkali menimbulkan gesekan bagai kerikil tajam dalam tubuh Republik muda,

Dengan kharisma yang dimilikinya, Panglima Besar Soedirman berhasil meredam konflik dan meletakkan dasar fondasi penting untuk Tentara Nasional Indonesia. Dalam kondisi sesulit apapun, ia tetap tunduk pada kepemimpinan sipil Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Usaha penerbitan kembali kisah sejarah bangsa semacam ini patut mendapatkan apresiasi. Penulisan profil para perwira militer penting Indonesia membutuhkan ketekunan. Militer tetap mempertahankan aura ketertutupan yang sulit ditembus. Alhasil, pembacaan kembali sejarah ke belakang, pembaca diharapkan mampu menilai sendiri dan melakukan rekonstruksi sendiri atas fakta sejarah negeri ini.

Judul        : Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir
Penulis     : Arif Zulkifli (ed.)
Penerbit    : Kepustakaan Populer Gramedia
Tahun       : 2012
Tebal        : 160 hal.
Genre       : Sejarah-Indonesia

Cipayung, 21 Oktober 2017

Jumat, 28 Juli 2017

RIP Chester Bennington

Captured from Linkin Park's Faint on Youtube
Kabar duka yang datang di Jumat (21/7) pagi sempat membuat bulu kuduk saya merinding. Saya merasa bahwa maut kian dekat, semakin dekat setelah kepergian Chester Bennington. Vokalis Linkin Park ini bukanlah teman satu sekolah saya. Namun, penampilan Chester selalu jadi trendsetter untuk anak muda di zaman saya sekolah. Rambut zigzag spiky menjadi ciri khas yang booming saat itu sejak kemunculan album pertama mereka 'Hybrid Theory'.

Berbeda dengan Mike Shinoda dan DJ Hahn yang memiliki beberapa side project, saya belum pernah mendengar kabar Chester Bennington membentuk satu project lain di luar Linkin Park. Pernah sekali saya menonton video live di Youtube dimana Chester sendirian memainkan keyboard membawakan 'Pushing Me Away'. Ternyata, itu adalah bagian dari konser Live in London.

Chester Bennington meninggal dunia setelah menggantung dirinya sendiri. Entah seolah ingin meninggalkan pesan, banyak beredar kabar tentang posting terakhirnya di media sosial adalah terkait dengan tindakan suicidal yang diambilnya. Mengingatkan saya pada kematian Kurt Cobain (I hate myself and I want to die) dan Chris Cornell.

Chester Bennington ternyata ditengarai memiliki masalah yang sama dengan sahabatnya, Chris Cornell yang lebih dulu meninggal dunia. Ketergantungan pada obat-obatan terlarang dan alkohol telah membuat mereka kembali ke masa lalunya, merasakan apa yang tertinggal, dan mencari jalan keluar dengan mengakhiri hidup.

The fate had finally found you, Chester.
I don't know whose voice you've heard.

Once you've said: "...give me reason to prove me wrong...*)"
I don't even know what makes you wrong.

Rest in peace, Chester. You will always be remembered.


Jurangmangu, 21 Juli 2017.

*) penggalan lirik 'New Divide' from OST Transformers 2

Selasa, 30 Mei 2017

RIP Leo Kristi

Leo Kristi atau yang bernama asli Leo Imam Sukarno menghembuskan nafas terakhirnya di Bandung pada 21 Mei 2017 lalu. Beliau terkenal dengan karir musiknya sebagai seorang pengelana. Pernah bergabung bersama Gombloh dan Franky Sahilatua dalam grup bernama Lemon Tree’s. Leo Kristi dikenal karena ciri khas balada dari hampir seluruh karya ciptaannya.
 
Sama seperti Pak Haji Cahyono, saya juga tidak punya kesan apa-apa dengan beliau. Hanya saja sebuah video yang diunggah channel Caknun.com di Youtube mengingatkan saya pada kepergian seorang legenda musik tanah air.


Jakarta, 29 Mei 2017
 

RIP Cahyono

Sumber Gambar: selipan.com
Kabar duka kembali datang dari dunia lawak tanah air. Setelah kepergian Eko DJ, 25 Mei 2017 lalu pelawak senior dari grup lawak Jayakarta, Cahyono, menghembuskan nafas terakhirnya. Pelawak yang sepanjang karir lawaknya di Jayakarta ini tergabung bersama Jojon, Esther, dan Uuk. Cahyono lahir pada tanggal 26 Desember 1951 di Banyuwangi. Belakangan memang beliau sempat mengalami stroke dan diabetes.

Saya sendiri tidak punya memori yang khas tentang Pak Haji yang satu ini. Hanya saja, semasa SD dulu ada seorang senior yang kerap memanggil nama saya Cahyono. Katanya, saya memang mirip Cahyono. Hal itu berlangsung selama kurang lebih dua tahun sampai akhirnya senior itu lulus SD.

Selamat jalan, Pak Haji.

 
Jakarta, 26 Mei 2017

RIP Roger Moore

Sumber gambar: www.imdb.com
Dalam satu perjalanan menuju tempat kerja, terdengar satu kabar dari Roger Moore, mantan pemeran agen rahasia 007 yang meninggal dunia pada tanggal 23 Mei 2017 kemarin. Sebagai tribute, radio itu memutarkan lagu soundtrack dari satu film yang pernah dibintanginya, A View To A Kill dari Duran Duran.

Roger Moore yang bernama lengkap Sir Roger George Moore lahir pada tanggal 14 Oktober 1927 di Stockwell, Inggris dan wafat dalam usia 89 tahun di Crans-Montana, Swiss dengan penyebab sakit kanker. Roger Moore menggantikan peran Sean Connery sebagai James Bond sejak tahun 1972. 

Film James Bond pertamanya adalah “Live and Let Die” yang rilis tahun 1973. Beberapa judul James Bond yang dimainkannya adalah “The Man with the Golden Gun”, “The Spy Who Loved Me”, “Moonraker”, “For Your Eyes Only”, “Octopussy”, dan “A View to a Kill”. Roger Moore juga sempat menjadi pembawa acara pada perayaan 25 tahun James Bond pada tahun 1987.

Now, The Man with The Golden Gun has gone and leave his legacy. Goodbye, Roger. Rest in peace.

 
Jakarta, 24 Mei 2017.

RIP Nicky Hayden

Sumber gambar: theguardian.com
Saya mengenal Nicky Hayden dari sebuah ulasan rubrik Otomotif. Nicky hayden digadang-gadang akan menjadi The Next Valentino Rossi setelah bergabung dengan tim MotoGP Repsol Honda dan diproyeksikan akan menggantikan Valentino Rossi yang pindah ke Yamaha.

Pembalap yang dikenal sebagai The Kentucky Kid ini berhasil menjadi juara dunia MotoGP pada tahun 2006. Saya ingat betul saat itu, Nicky Hayden tidak memenangkan banyak race namun ia cukup konsisten untuk finish di podium sehingga perolehan poinnya mampu mendongkrak namanya ke urutan teratas di kelas para raja.

Nicky Hayden yang menggunakan nomor 69 di motornya itu pindah ke Superbike sejak tahun 2016 lalu. Pembalap berusia 35 tahun itu tertabrak sebuah mobil pada saat sedang berlatih dan menggunakan sepeda. Ia menderita beberapa cedera di kepala dan dada. Pembalap bernama lengkap Nicholas Patrick Hayden ini menjalani perawatan medis sejak 17 Mei dan dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 22 Mei 2017 di Italia.

You reached the chequered flag in finish line, Nicky. Rest in peace.

 
Jakarta, 24 Mei 2017.

RIP Chris Cornell

Sumber gambar: Audioslave VEVO on Youtube
Saya tidak menyangka bahwa kabar kepergian vokalis Soundgarden dan Audioslaves, Chris Cornell akan berakhir di tali gantungan. Chris Cornell ditemukan meninggal dunia di Detroit tidak lama setelah Soundgarden tampil disana. Kematiannya digambarkan sebagai “sudden and unexpected”.

Vokalis yang lahir pada tanggal 20 Juli 1964 ini jejaknya masih ditemukan aktif di media sosial sebelum dijemput malaikat maut. Sepanjang perjalanan hidupnya, ia mengaku bahwa ia sudah menjadi pengguna narkotika sejak umur 13 tahun dan berhenti pada saat usianya 14 tahun. Setelah bubarnya Soundgarden pada tahun 1997, ia kembali menjadi pengguna narkotika. Ia mengakui sendiri telah menjadi pionir untuk penyalahgunaan zat oxycontin sehingga mengharuskannya memasuki rehabilitasi.

Agaknya, Chris Cornell telah menjadi ikon grunge bersama Eddie Vedder dari Pearl Jam dan Kurt Cobain dari Nirvana. Ketiganya bersama Layne Staley dari Alice in Chains telah mengangkat Seattle’s sound ke pentas nasional pada akhir 1980an.

Saya sendiri mulai mengenalnya ketika hits Audioslaves, “Like a Stone” meledak di pasaran. It was always nice to hear his typical voice. Selamat jalan, Chris Cornell. Somebody’s waiting you there, like a stone.


Jakarta, 19 Mei 2017.

Minggu, 30 April 2017

Biografi Grafis Che Guevara

Sumber gambar: www.goodreads.com
Memang belum ada batasan mengenai biografi grafis dengan komik. Apakah komik boleh mewakili sebuah bentuk biografi yang diulas secara grafis atau sebaliknya, biografi grafis yang dibuat menjadi sebuah komik. Yang jelas, apapun penjelasannya, sebuah biografi grafis berisi komik ini dapat dengan mudah mengisahkan kepada pembaca biografi singkat tokoh revolusioner, Ernesto 'Che' Guevara.

Siapa yang tidak kenal Che Guevara. Seorang ikon dan figur dengan citra yang sangat terkenal di seluruh dunia. Sejak kematiannya, Che telah menjadi legenda abadi. Ia terpampang dimana-mana: kaos, topi, pin, spanduk, kotak rokok, sampul kaset, dan lain-lain. Lelaki kelahiran Rosario, Argentina tanggal 14 Juni 1948 ini tersohor sebagai ikon revolusi.

Buku ini menyoroti perjalanan kehidupan Che Guevara yang kemudian membentuk karakternya. Mulai dari perjalanan naik sepeda motor ke Amerika Latin, kelak difilmkan dengan judul "The Motorcycle Diaries"; saat menduduki posisi penting sebagai pimpinan di gerakan revolusioner Fidel Castro, perjalanannya ke Afrika, keterlibatan dengan pemberontakan di Bolivia yang berujung pada kematiannya, hingga warisan luar biasa yang ia tinggalkan untuk dunia.

Sebagai sebuah karya terjemahan, buku ini menjadi mewah dengan esai penutup dari Sarah Seidman dan Paul Buhle, yang mengangkat tema "Che Guevara, Antara Gambar dan Realita". Dalam esai disebutkan bahwa Che Guevara telak menjadi ikon bagi sebuah perubahan atau revolusi. Ikonisasi Che seperti itu dengan cepat mewabah dan menjadi kodifikasi dalam pergulatan wacana sebuah organisasi. Che dieksploitasi menjadi asosiasi dari wacana revolusioner. Namanya kerap digunakan anasir tertentu untuk mengidentikan dirinya dengan sesuatu atau hal yang berbau revolusioner.

Adanya esai pada buku biografi semacam ini turut berkontribusi memberikan wawasan bagi kaum muda yang lahir pasca Revolusi Kuba. Esai ini turut memperkaya khazanah pengetahuan mengenai sosok seorang pejuang humanis yang ditangkap rezim penguasa Bolivia pada 8 Oktober 1967. Dengan begitu, Che tidak hanya akan hidup bersama pembaca melalui gambar komik, tetapi pembaca akan mendapat gambaran utuh tentang pengaruh Che yang lebih jauh pasca kematiannya.

Judul           : Che: Sebuah Biografi Grafis
Penulis        : Spain Rodriguez
Penerbit      : Gramedia Pustaka Utama
Tahun          : 2008
Tebal           : 108 hal.
Genre          : Biografi-Komik
 

Cipayung, 28 April 2017.

Kamis, 09 Maret 2017

RIP Tommy Page

Sumber gambar: Wikipedia


Saya tidak pernah akrab dengan Tommy Page kecuali saat begitu menikmati single "A Shoulder To Cry On" medio 2005. Lagu yang begitu mendayu-dayu soal urusan hati. Dan itu hanya berlangsung pada saat itu saja. Selebihnya, saya hanya tahu bahwa Tommy Page ini pernah berkolaborasi dengan New Kids On The Block, satu dari sekian Kings of Pop tahun 1990-an.

Tommy Page lahir pada tanggal 24 Mei 1970 dan meninggal dunia tanggal 3 Maret 2017 kemarin. Teka-teki masih menyelimuti kematiannya. Dugaan overdosis masih belum bisa dibuktikan dan menunggu hasil investigasi lebih lanjut. Sekilas, mengingatkan kita pada kematian Michael Jackson dan Whitney Houston.

Life is full of lots up and down, once you said. Now, you've found it was all over. Thank you, Tommy. You are the shoulder to cry on for the ones who still loves you.

Medan Merdeka Barat, 5 Maret 2017.

Selasa, 28 Februari 2017

Base Jam Reunion

Sumber gambar: www.joox.com
 
 
Awalnya
 
Saya tidak pernah tahu bahkan dapat kabar sekalipun tentang album reuni Base Jam ini. Entah karena saya memang nggak update atau memang hanya menaruh perhatian pada reuni The Groove. Entahlah, yang jelas saat album 'Base jam Reunion' ini tercantum dalam daftar album di in-flight entertainment GA110, saya merasa ada sesuatu yang terlewatkan.
 
The Album

Album ini memang bukan sesuatu yang baru. Tapi bila mengartikan judulnya, maka jelaslah bahwa album baru hasil reuni ini didedikasikan bagi fans mereka. Kemunculan Base Jam di acara Musicpedia Trans7 juga semakin menguatkan anggapan bahwa album reuni ini bakal terlaksana seperti sekarang.

Tidak ada materi yang baru dari lagu-lagu dalam album ini. Dua lagu recycle yaitu "Jatuh Cinta" dan "Rindu" pun hanya mengalami aransemen ulang ditambah dengan lantunan vokalis baru mereka. Keduanya terdengar lebih soft dan ringan. 

Untuk fans Base Jam generasi 90-an yang mengalami masa emas mereka, tentu hal ini sangat menyenangkan namun sekaligus juga agak 'mengganggu'. Menyenangkan karena kreativitas mereka masih ada namun 'mengganggu' karena ekspektasi/harapan subjektif setiap fans, seperti saya.

Album ini sendiri menurut saya sudah berhasil merangkum segalanya tentang Base Jam. Kumpulan lagunya pun berhasil menceritakan perjalanan karir band yang terbentuk pada 15 Januari 1994 ini. Lagu-lagu hits seperti Bermimpi (1996); Rindu, Jatuh Cinta (1997); Bukan Pujangga (1998); Menanti Bintang Jatuh (2000); Takkan Berpaling Cinta, Maaf Ku Tetap Mencintaimu (2001); Hujan Tanpa Awan, Denganmu Tanpamu (2002); dan Sayang (2010).

Saya sangat menikmati album ini. Apalagi, kehadiran Base Jam sejak awal sudah menarik perhatian dengan formasi dua vokalis dan seorang bassist perempuan. Suatu hal yang tidak biasa pada zaman itu. Andaipun boleh memberi komentar, daripada membuat versi recycle "Jatuh Cinta" dan "Rindu", lebih baik menambahkan lagu lain seperti "Bukan Yang Terindah" yang lebih kekinian, "Adik Kecil" atau "Radio". Walaupun nantinya tracklist album ketiga mereka 't3ga'  jadi lebih banyak.

Anyhoo, Base Jam is back. Selamat menikmati!

Cipayung, 20 Februari 2017.

Rabu, 28 Desember 2016

George Michael RIP

Courtesy: directlyrics.com
Tidak banyak yang saya tahu soal George Michael selain WHAM! dan Careless Whisper. Last Christmas, i gave you my heart, but the very next day, you gave it away. I'm never gonna dance again, guilty feet have got no rhythm. Itu saja. 

Saya tidak terkejut mendengar kabar duka yang datang di hari Natal kemarin. Hanya saja, tahun 2016 ini sudah banyak penyanyi pop dunia yang meninggal dunia. George Michael yang bernama asli Georgios Kyriacos Panayiotou menambah catatan musik dunia setelah meninggalnya Prince dan David Bowie.

Penyanyi dan penulis lagu ini meninggal dunia pada usia 53 tahun. Pada tanggal yang sama dengan tanggal lahirnya. 25. Penyanyi dengan catatan penjualan 80 juta album semasa hidupnya adalah seorang yang berbakat. Lepas dari Wham! ia memulai solo career dan meraih kesuksesan yang sama. His name is a brand for his music.

Hari Natal tahun ini adalah hari natal terakhirnya. Last Christmas, as he ever sang.

Tonight the music seems so loud. I wish that we could lose this crowd. Rest in peace, George. You're losing the crowd now.


Cipayung, 26 Desember 2016. 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...