Jumat, 08 Mei 2026

Saya Tidak Menyangka Bahwa Andrea Pirlo Bisa Menulis Buku!

Saya sangat senang mendapati buku dari pemain sepakbola favorit saya. Andrea Pirlo pemilik nomor punggung 21 yang begitu masyhur di masanya bersama AC Milan. Seorang maestro yang bermain di lini tengah, yang selalu membuat pertandingan menjadi begitu hidup dan menarik. Seolah taktik Ancelotti hanya berlaku pada saat team talk saja.


 
Sumber Gambar: Koleksi Pribadi

Ada banyak momen yang diceritakan Pirlo dalam buku ini. Kesehariannya, tentu saja tanding Playstation bersama Nesta, bermain untuk Brescia, Internazionale, AC Milan, dan Juventus. Tak kelewatan ketika merasakan trofi Piala Dunia pada tahun 2006 serta bagaimana  mendukung seorang Balotelli yang ucap kali terkena sindiran rasis dari penonton. 

Buku ini merangkum  Andrea Pirlo sebagai sebuah pribadi yang utuh. Seorang manusia yang tidak hanya piawai mengolah bola di lapangan hijau. Memoar pribadinya mengangkat kisah-kisah unik sepanjang perjalanan kariernya. Tentang tawaran-tawaran dari berbagai klub yang menginginkannya hingga rasa sedih yang sering dirasakannya.

Melalui memoar semacam ini, kita harus pandai menempatkan diri. Entah menjadi seorang penonton sepakbola dan fans yang baik atau sekedar menjadi pembaca yang mencoba memahami isi buku. Barangkali, saya harus membaca buku aslinya (dalam bahasa Italia) supaya saya benar-benar paham kalau memoar singkat ini tidak hanya selalu tentang sepakbola-utamanya hidup.

Judul        : I Think Therefore I Play (Penso Quindi Gioco)
Penulis     : Andrea Pirlo, Alessandro Alciato
Penerbit    : Kepustakaan Populer Gramedia
Tahun        : 2016
Tebal        : 173 hal.
Genre        : Biografi-Memoar
 
Ciputat, 8 Mei 2026 




Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...